July 05, 2016

Pemberontakan Darmaputra Ra Kuti dan Ra Tanca – 1319

Gus Bowii

Pemberontakan yang dilakukan oleh dua orang Darmaputra kepercayaan Raden Wijaya ini terjadi setelah pendiri Majapahit tersebut wafat dan digantikan oleh putranya Jayanegara. Salah satu penyebabnya adalah karena para Darmaputra ini merasa diperlakukan tidak sebaik pada saat Raden Wijaya berkuasa. Salah satu Darmaputra Ra Kuti mewujudkan ketidaksukaannya terhadap Jayanegara melalui pemberontakan dan menyebarluaskan desas-desus bahwa Raja Jayanegara telah berlaku tidak sopan dan berbuat tidak senonoh kepada istrinya dan perempuan lain di istana. Ra Kuti mendapatkan dukungan cukup besar, bahkan berhasil menguasai Istana Majapahit.
Jayanegara berhasil diselamatkan oleh kepala pasukan pengawal raja, Gajahmada, dengan dibawa melarikan diri sampai wilayah Matahun (Bojonegoro) dan sembunyi di Desa Badander. Setelah melakukan penggalangan pejabat dan keluarga raja, Gajahmada bisa mengakhiri Pemberontakan Kuti dan Jayanegara kembali menjadi Raja Majapahit. Atas jasanya menyelamatkan Raja Jayanegara dan menumpas Ra Kuti, Gajahmada diangkat menjadi Patih Daha yang berkedudukan di Kediri.
Padamnya pemberontakan Ra Kuti tidak memadamkan pembangkangan oleh para Darmaputra. Ra Tanca, Darmaputra yang ahli pengobatan justru membunuh Jayanegara pada saat berusaha mengobati sang raja di peraduannya. Ra Tanca langsung dibunuh oleh Gajahmada yang mengetahui tindakannya membunuh raja. Skandal ini terjadi sembilan tahun setelah pemberontakan Kuti.
Mengapa Ra Tanja membunuh raja? Pararaton mengisahkan bahwa Ra Tanca marah karena mendengar cerita dari istrinya bahwa Jayanegara melarang adiknya yang menjadi raja Daha untuk tidak menikah, karena ingin memperistri adiknya tersebut. Gajahmada yang menjadi Patih Daha merasa kesal juga mendengar cerita tersebut. Begitu mendapat kabar Jayanegara sakit, keluarga raja datang ke Istana Trowulan, Gajahmada mengiring Ratu Daha. Gajahmada kemudian usul agar raja diobati oleh Ra Tanca. Menurut Pararaton, Gajahmada mengetahui apabila mendapatkan kesempatan Ra Tanca akan membunuh raja.