December 27, 2016

7 Jenis Lebah Penghasil Madu

Agus Wibowo

Dari banyak jenis lebah yang ada di dunia, hanya ada 7 jenis lebah yang menghasilkan madu. Lebah-lebah ini hidup secara berkoloni, mengambil nectar dari bunga dan menyimpan madu di dalam sarangnya, yang kemudian dimanfaatkan oleh manusia. Dari 7 jenis lebah madu ada 6 jenis madu yang hidup di Indonesia, bahkan 5 jenis diantaranya merupakan lebah endemis Indonesia. Apa sajakah lebah-lebah tersebut? Simak penjelasanya berikut ini. Jenis pertama tidak ada di Indonesia dan jenis ketujuh, bukan asli lebah madu Indonesia, tapi kini banyak dibudidayakan di Indonesia.

Pertama, lebah yang tidak ada di Indonesia, yaitu  Apis florea, atau Lebah Madu Kerdil (Red Dwarf Honey Bee). Lebah ini hidup di daerah gurun yang sangat kering, yaitu di Oman, Iran dan sebagian India. Madu yang dihasilkan oleh lebah Apis Florea ini berbeda dengan madu yang ada di Indonesia, karena lebah ini mengambil madu dari nectar bunga dari tambuh-tumbuhan yang khas daerah iklim subtropics yang kering, yang ada di Oman, Iran dan India.  
Kedua, Apis andreniformis (Black Dwarf Honey Bee). Lebah madu ini serangga asli asia tropis dan subtropics, tersebar di  China bagian tenggara, India, Burma, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia, dan dan Filipina (Pulau Palawan). Di Indonesia, lebah ini banyak ditemukan di Pulau Jawa dan daerah Kalimantan. Meskipun begitu, lebah jenis ini cukup sulit ditemukan, bahkan di Pulau Jawa dan Kalimantan sekalipun.
Ketiga, Apis Cerana atau Lebah Madu Timur (Asiatic Honey Bee). Lebah madu ini tersebar di Asia Timur, Tenggara dan Selatan. Budidaya koloni lebah ini dapat ditemui di daerah China, Pakistan, India, Korea, Jepang, Malaysia, Nepal, Bangladesh, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Indonesia. Di Indonesia, budidaya lebah madu ini dapat di temukan di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, dan Lombok. Lebah ini bahkan sudah bisa dibudidayakan di Pulau Papua.

Keempat, Apis Dorsata atau Lebah Madu Raksasa. Lebah ini banyak ditemukan di Asia tenggara sampai  Asia Selatan, yaitu di Indonesia, Malaysia, Filipina, India, dan Nepal. Di Indonesia, lebah ini tersebar di seluruh pulau, kecuali Papua. Apis Dorsata sangat cocok dibudidayakan di Indonesia, karena hamper semua wilayah di Indonesia yang di daerah tropis, sangat cocok sebagai habitat lebah asli Asia Tenggara ini. Bisa dikatakan sebagian besar madu yang ada di pasaran di Indonesia dihasilkan oleh madu jenis ini.

Kelima, Apis koschevnikovi atau Lebah Madu Merah. Lebah ini disebut sebagai lebah madu merah karena madu yang dihasilkannya berwarnah merah. Lebah madu merah bisa dikatakan hanya hidup di wilayah Nusantara, yaitu Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia lebah ini ada di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Pulau Jawa. Hanya saja, sangat sedikit petani madu yang membudidayakan jenis madu ini, sehingga di Pulau Jawa pun madu jenis ini sulit ditemukan.

Keenam, Apis Nigrocincta. Lebah ini hanya terdapat di Kepulauan Philipina dan sebagaian wilayah kepulauan I Indonesia, yaitu Kepulauaan Sangihe dan Sulawesi. Lebah penghasil madu hidup berkelompok dan  sangat jarang sekali berpindah daerah. Dalam satu indukan lebah ini, ratu lebah menghasilkan telur lebih dari 2000 setiap harinya.

Ketujuh, Apis Mellifera atau Lebah Madu Barat (Western Honey Bee). Lebah madu ini memiliki sebaran habitat paling luas di dunia, yaitu dari Asia, Afrika dan Eropa. Bahkan lebah ini memiliki kemampuan adaptasi dan daya hidup paling baik, sehingga dibudidayakan di hamper seluruh wilayah di dunia. Di indonesia budidaya lebah madu ini dapat di temukan di daerah Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.