September 28, 2017

Prasasti Pamintihan: Anugerah Sima di Masa Perang 2 Majapahit

Agus Wibowo

Prasasti Pamintihan ditulis dalam bentuk 4 lempeng tembaga di Desa Sendang Sedati, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.  Prasasti ini dibuat pada tahun 1395/1473 oleh Raja Majapahit Singhawikramawardhana Dyah Suraprabhawa yang berkuasa dari 1466-1478. Berisi penetaoan anugrah raja Dyah suraprabhawa kepada sang arya surung berupa bidang tanah di pamintihan dengan hak perdikan dan menjadi milik turun temurun tanpa batas karena kesetiaan pada raja.
Pada pertengahan abad 15, Kerajaan Majapahit mengalami konflik perebutan kekuasaan yang rumit. Setelah Raja Girisawardhana wafat pada tahun 1466, Kerajaan Majapahit memiliki dua calon pewaris tahta, yaitu Bre Kertabhumi yang merupakan putra raja sebelumnya (Rajasanegara) dan adik Girisawardhana, yaitu Singhawikramawardhana. Ketika Dewan Kerajaan memutuskan SInghawikramawardhana menjadi raja, Bre Kertabhumi meninggalkan istana Majapahit untuk mengangkat senjata. Dengan dukungan yang besar dari pengkitnya, Bre Kertabhumi berhasil merebut tahta kerajaan Majapahit setelah 2 tahun melakukan pemberontakan (1468).
Meskipun mengalami kekalahan, Singhawikramawardhana berhasil lolos dari kejaran pasukan Bre Kertabhumi dan mencapai Istana Daha di Kediri. Singhawikramawardhana memproklamirkan dirinya tetap sebagai Raja Majapahit yang berkuasa di Istana Dana. Dalam pelarian untuk menyelamatkan diri, Singhawikramawardhana berjanji untuk memberikan tanah perdikan kepada pemimpi Desa Sendang Sedati, Sang Arya Surung. Janji yang ditulisan dalam daun lontar ini kemudian ditetapkan dalam bentuk piagam kerajaan pada tahun 1473, setelah Sang Arya Surung menghadap ke Istana Daha.
Prasasti dibuat dalam piagam perunggu sebanyak 4 lempeng, yang berisi pemberian anugerah sima perdikan kepada Desa Sendang Sedati, dengan hak perdikan dan menjadi hak milik turun temurun tanpa batas karena kesetiaan pada raja. Prasasti ini ditemukan di bagian selatan Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di Desa Pamintihan, karena itu prasasti lempeng perunggu ini dinamakan sebagai Prasasti Pamintihan.