October 02, 2017

1293 - Proklamasi Kerajaan Majapahit dan Pelantikan Sangrama Wijaya sebagai Raja

Timeline Monarki Nusantara

Agus Wibowo

Usai mengalahkan Jayakatwang, Sangrama Wijaya dan pendukungnya kembali ke Tarik sedangkan Pasukan Mongol ke lepas pantai Ujunggaluh untuk menginterogasi Jayakatwang dan Aria Ardaraja. Beberapa hari kemudian panglima pasukan Mongol menagih ke Aria Wiraraja untuk mendapatkan para putri raja sebagaimana dijanjikan. Mereka bergerak menuju Tarik menggunakan kapal menyusuri Kali Brantas dan berjalan kaki menuju permukiman Majapahit.
Pararaton menceritakan bahwa pasukan Mongol yang masuk ke permukiman Majapahit untuk tidak membawa peralatan perang dan tidak perlu terlalu banyak pasukan, dengan aslasan para putri dan gadis pengiringnya takut dengan pasukan bersenjata lengkap. Panglima pasukan mongol dan puluhan pasukan pengawal yang datang ke permukiman Majapahit yang tidak bersenjata lengkap akhirnya dibantai oleh dua pasukan yang dipimpin Lembu Sora dan Ranggalawe. Pasukan Mongol yang masih ada di kapal-kapal perang diserang secara gerilya akhirnya pergi meninggalkan Pulau Jawa.
Wilayah di sepanjang aliran Sungai Brantas dan Pesisir utara Jawa Timur berada dalam situasi damai setelah pasukan Sangrama Wijaya dan Aria Wiraraja mengalahkan Jayakatwang di Kediri dan mengusir Pasukan Mongol melalui muslihat dan gerilya. Kerajaan Majapahit diproklamasikan pada 10 November, berpusat di Hutan Tarik yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Kerajaan ini dinyatakan sebagai kelanjutan dari Kerajaan Singasari. Sangrama Wijaya dilantik sebagai Raja Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana, sebagai kelanjutan Wangsa Rajasa. 
Peneguhan sebagai anggota Wangsa Rajasa ini dilakukan karena Sangrama Wijaya mempunyai nenek moyang yang berbeda dengan Kertanegara meskipun sama-sama keturunan Ken Dedes. Kertanegara adalah keturunan dari Ken Dedes dengan Tunggul Ametung yang mempunyai putra Anusapati, cucu Wisnuwardhana dan cicit Kertanegara. Sangrama Wijaya berasal dari Perkawinan Ken Dedes dengan Ken Arok yang mempunyai putra Mahisa Wong Ateleng, cucu Mahisa Cempaka dan cicit Dyah Lembu Tal yang merupakan orang tua Sangrama Wijaya.