October 02, 2017

1357 - Perang Bubat

Timeline Monarki Nusantara

Agus Wibowo

Rombongan Kerajaan Sunda
ke Majapahit melalui Perjalanan Laut
Perang ini terjadi antara rombongan pengawal  mempelai pengantin perempuan Kerajaan Sunda dengan pasukan Majapahit. Silang pendapat antara Perdana Menteri Kerajaan Sunda dengan Gajahmada tentang protokol pernikahan antara Citraresmi Dyah Pitaloka dengan Raja Hayamwuruk berkembang menjadi silang sengketa, saling curiga, saling provokasi hingga menjadi pertempuran. Pertempuran terjadi tidak seimbang karena pasukan pengawal Kerajaan Sunda jumlahnya sedikit dan tidak benar-benar siap berperang. Dalam pertempuran di tanah lapang Bubat ini hampir seluruh rombongan Kerajaan Sunda terbunuh, termasuk Patih Anepaken dan Raja Sunda Sri Baduga Maharaja. Dyah Pitaloka dan pengiringnya bunuh diri. Gajahmada disalah dalam peristiwa ini dan mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Majapahit.
Air Terjun Madakaripura
Peristiwa ini didokumentasikan oleh beberapa naskah, diantaranya Kidung Sunda yang ditemukan di Bali yang ditulis dalam daun lontar. Kidung Sunda menceritakan dengan detil konflik antara Gajah Mada dan Raja Sunda, yang berkaitan dengan beda persepsi bahwa Kerajaan Sunda versi Gajah Mada yang menjadi bawahan Majapahit dan versi Raja Sunda yang menganggap Kerajaan Sunda sebagai Kerajaan yang berdaulat. Karya sastra dalam Bahasa Jawa abad pertengahan ini mengisahkan bahwa peristiwa ini menyebabkan Hayamwuruk sakit dan akhirnya wafat, sedangkan Gajah Mada disalahkan dan diburu oleh Keluarga kerajaan kemudian hilang muksa. 
Faktanya, Hayamwuruk akhirnya menikah dengan saudara sepupunya yang menjadi permaisuri dan mempunyai seorang putri bernama Indudewi, juga menikah dengan selir dan memiliki putra Bre Wirabhumi. Gajahmada berhenti menjadi patih Majapahit selama 2 tahun, kembali lagi menjadi Patih satu tahun kemudian berhenti dan tinggal di pesanggrahan di Madakaripura, dekat air terjun di Probolinggo.