October 02, 2017

1404 - Perang Parereg, Pemberontakan Bre Wirabhumi pada Kusumawardhani

Timeline Monarki Nusantara

Agus Wibowo

Topi Perang di Masa Kerajaan
Setelah melalui masa damai yang panjang, terjadi lagi pemberontakan di Majapahit setelah Hayamwuruk wafat. Hal ini terjadi karena Dewan Kerajaan Majapahit memilih putri Hayamwuruk sebagai penggantinya. Singkat kisah, Hayamwuruk mempunyai seorang Putri dari permaisuri yaitu Kusumawardhani dan seorang putra dari selir yaitu Bre Wirabhumi yang berkuasa di Blambangan. Dewan Kerajaan Majapahit memutuskan Kusumawardhani sebagai penerus Hayamwuruk, yang memerintah Majapahit bersama, yaitu Wikramawardhana juga merupakan keponakan Hayamwuruk. 
Keputusan tersebut membuat putra Hayamwuruk, Bre Wirabhumi, kecewa dan marah, apalagi dia curiga bahwa yang menjadi raja justru Wikramawardhana. Sebagai putra tunggal, meskipun dari selir, Bre Wirabhumi merasa lebih berhak daripada menantu. Kemarahan Bre Wirabhumi berujung pada pemberontakan. Pemberontakan ini menjadi perang besar yang dikenal sebagai Perang Paregreg, yang dikenal sebagai perang antara istana barat di  Trowulan dengan istana timur di Bambangan. Perang ini mengingatkan pada fakta bahwa pernah ada Majapahit Timur yang berpusat di Lumajang, yang didirikan oleh Aria Wiraraja. Perang Paregreg berakhir pada tahun 1406 setelah Bre Wirabhumi tewas di Blambangan.

Peristiwa Perang Paregreg ini dikisahkan menjadi Legenda Damarwulan. Dalam legenda ini, disebutkan bahwa Ratu Kencana Ungu yang berkuasa di Majapahit menghadapi pemberontakan Minakjinggo yang menjadi penguasa Blambangan. Ratu Kencana Ungu kemudian dibantu oleh seorang pemuda bernama Damarwulan yang akhirnya berhasil mengalahkan Minakjinggo setelah berhasil mencuri senjata andalannya Gada Besi Kuning. Damarwulan kemudian menikahi Ratu Kencana Ungu dan menjadi Raja Majapahit. Selain memperistri ratu Kencana Wungu, Damarwulan diceritakan juga menikahi istri-istri Minakjinggo yang berjasa dengan menghianati raja jahat dari timur yang menganggu ratu baik di Majapahit.