April 22, 2017

Kerajaan Mataram dari Runtuhnya Demak sampai Daerah Istimewa Yogyakarta

Judul: Sejarah Panjang Mataram. Penulis: Ardian Kresna. Penerbit: DIVA Press Yogyakarta. Edisi: November 2011.

Setelah hilangnya Kerajaan Majapahit yang eksis di Jawa Timur, berturut-turut muncul tiga kerajaan silih berganti yang berpusat di Jawa Tengah. Pertama Kerajaan Demak yang berpusat Kabupaten Demak saat ini yang sempat dipimpin oleh tiga raja sampai munculnya perebutan kekuasaan setelah tewasnya Sultan Trenggono. Kedua, munculnya Kerajaan Pajang yang dipimpim Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir) yang mendapatkan mandat dari Ratu Kalinyamat setelah berhasil memadamkan pemberontakan Adipati Jipang, Aria Penangsang. Ketiga, Kerajaan Mataram yang didirikan oleh Panembahan Senopati di wilayah Hutan Mentaok Yogyakarta yang diberikan oleh Sultan Hadiwijaya atas jasanya dalam mengalahkan pasukan Aria Penangsang. 

Hari Jadi Kabupaten Nganjuk dan Perang Anjukladang tahun 937

Agus Wibowo

Hari jadi Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur diperingati pada 10 April. Tanggal ini ditentukan berdasarkan angka tanggal yang ditemukan di Prasasti Anjukladang yang dibangun pada tahun 937. Prasasti yang ditemukan di bekas reruntuhan Candi Lor ini dibuat pada akhir abad Seribu ketika Mpu Sindok masih berkuasa di Kerajaan Medang Wangsa Isyana. Pertanyaannya, untuk apa prasasti tersebut dibangun?

Hari Jadi Kabupaten Tulungagung dan Rahasia Kebangkitan Ken Arok

Mulai tahun 2003 hari jadi Kabupaten Tulungagung ditetapkan pada 18 November 1205. Tanggal ini ditentukan berdasarkan tanggal yang ada di Prasasti Lawadan, sebuah prasasti yang dibangun oleh Raja Kertajaya di Desa Lawadan, di Kabupaten Tulungagung. Pertanyaannya, untuk apa Raja Kediri membangun prasasti batu di Desa Lawadan? Apa jasa penduduk Deda Lawadan sehingga dibangun prasasti di desanya?
Berdasarkan naskah yang tertulis di prasasti, ternyata pembangunan Prasasti Lawadan berkaitan dengan kebangkitan Ken Arok yang berpusat di Tumapel, di Kabupaten Malang saat ini. Alkisah, setelah Adipati Tunggul Ametung terbunuh pada tahun 1202, Ken Arok yang menjadi komandan pengawal Tunggul Ametung dipercaya oleh Raja Kertajaya menjadi Adipati Tumapel. Selain mempunyai kedudukan yang tinggi, Ken Arok juga dianggap berjasa karena berhasil menangkap dan membunuh pembunuh Tunggul Ametung. Kitab Pararaton menceritakan bahwa yang membunuh Tunggul Ametung adalah Ken Arok dengan memperalat temannya Kebo Ijo yang dijadikan tertuduh dan dieksekusi.
Setelah dua tahun menjadi Adipati, Ken Arok menyatakan kemerdekaan Tumapel. Kemerdekaan Tumapel ini menjadi lambang kebangkitan Kerajaan Jenggala yang membentang di sisi timur Gunung Kawi, sekaligus mewadahi pengikut Agama Syiwa yang kurang mendapat tempat di Kerajaan Kediri. Raja Kertajaya mengirim pasukan besar dengan maksud untuk menghukum pembangkangan Tumapel. Hanya saja serangan ini gagal dan Raja Kertajaya yang memimpin langsung serangan berlari mundur dan meminta perlundungan kepada penduduk Desa Lawadan. Sang Raja menjanjikan akan memberikan anugerah sima yang dituliskan di daun lontar. 
Pasukan Ken Arok yang berhasil mengalahkan pasukan Kediri tidak bisa mencapai pusat Kerajaan Kendiri dan Raja Kertajaya akhirnya sampai di Istana Kediri, melanjutkan kekuasaannya dan membangun pasukan kerajaan. Dalam situasi damai, tokoh masyarakat Desa Lawadan menghadap raja di Istana Kediri untuk meminta pemberian anugerah sima perdikan di desanya dikukuhkan dengan pembangunan prasasti. Raja Kertajaya mengabulkan permintaan ini dan membangun prasasti batu bertuliskan alasan pemberian anugerah sima dan naskah tentang pejabat kerajaan di sisi baliknya.
Dengan pengukuhan melalui prasasti, penduduk Desa Lawadan dibebaskan dari pajak dan dibeberikan otonomi untuk melakukan beberapa kegiatan, termasuk upacara keagamaan dan lainnya. Selain itu, sebagai daerah swatantra, Desa Lawadan juga boleh mengadakan pelatihan beladiri dan ketentaraan.

Gus Bowii

April 19, 2017

Rahasia Pedang Pusaka di Perang Armagedon



Awal Maret 2017, terdengar kabar bahwa ada seorang teman sedang melakukan operasi rahasia yang akan membuatnya bisa mendapatkan dana dalam jumlah trilyunan rupiah, yang membuatnya punya modal untuk membangun perusahan besar dan membantu saudara, sahabat dan kerabat untuk membeli rumah di kawasan yang sedang dikembangkan di sisi tenggara kota Bandung.